GALERI
Pertemuan di Kediaman Tuan Guru Muhammad Hendra
Sabtu, 11 Januari 2025. Seperti biasanya IPBI melaksanakan pertemuan rutin bulanan, kali ini bertempat di kediaman Guru Muhammad Hendra yang sekaligus merupakan Majelis Taklim Raudhatussyyfa di desa Semangat Dalam Kabupaten Barito Kuala atau sering disebut dengan Handil Bakti. Meskipun kali ini pertemuan dilaksanakan di luar kota Banjarmasin dan bahkan saat itu cuacanya hujan, akan tetapi tidak menyurutkan semangat para jamaah IPBI untuk datang dan bersilaturrahmi di tempat acara berlangsung. Akan tetapi tidak dapat dipungkiri cukup banyak juga yang tidak bisa berhadir.
Sebagian besar jamaah IPBI pun banyak yang tidak familiar dengan wilayah tempat acara diselenggarakan. Cuaca yang saat itu hujan menjadi tantangan tersendiri bagi jamaah untuk dapat sampai ketujuan. Ada jamaah yang salah jalan menuju rute yang bahkan menjadi semakin jauh akan tetapi akhirnya bisa sampai ketujuan. Bahkan ada yang memang tidak bisa menemukan tempat acaranya dilaksanakan padahal sudah melakukan komunikasi via whatsaap beberapa kali, hingga memutuskan untuk kembali pulang ke rumah tanpa bisa menghadiri pertemuan tersebut. Memang pertemuan kali ini terasa agak sedikit berbeda dari biasanya.
Biasanya susunan acara dimulai pukul 09.00 WITA, akan tetapi kali ini acara dimulai pukul 10.30 disebabkan banyak yang datangnya terlambat karena disebabkan dua hal yang telah dipaparkan di atas. Susunan acara pun akhirnya dimulai dengan pembacaan tahlil dan kali ini dilanjutkan dengan membaca Manaqibnya al Alimul Allamah al Arif Billah KH. Muhammad Zaini bin Abdul Gani atau yang sering disebut dengan Guru Sekumpul, karena bertepatan dengan bulan haulnya beliau. Adapun yang membaca manaqib tersebut adalah Tuan Guru Anwar Musyaddad, S.Pd.
Setelah pembacaan manaqib dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai kemajuan IPBI. Dimulai dengan Tuan Guru Hormansyah dengan mengumumkan bahwasanya ada salah satu jamaah yang tidak lagi ikut dalam IPBI dengan alasan tertentu. Dilanjutkan oleh K.H. Drs. Muhammad Ali Hamidi, M.AP dengan memberikan nasehat agar tidak mudah tersinggung dalam bergaul khususnya dalam perkumpulan IPBI. Selanjutnya di pertemuan kali ini ada launching website IPBI dengan alamat domain ipbibjm.com yang dipaparkan oleh Guru Muhammad Zaky Yamani, M.Pd. Website company profile ini dibuat agar memudahkan dalam publikasi untuk memperkenalkan IPBI secara lebih luas lagi hingga dapat di akses semua kalangan dimanapun dan kapanpun. Website ini juga bermanfaat untuk menyimpan arsip kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan selama ini dan untuk yang akan datang. Lalu dilanjutkan oleh Tuan Guru Muhammad Mursyid, S.Pdi yang memberitahukan bahwasanya Yayasan IPBI sekarang ini sedang dalam proses pendaftaran di KESBANGPOL. Adapun setelah itu susunan acara dilanjutkan dengan Do’a dan makan bersama serta tidak lupa melakukan hal yang bisa dibilang wajib yakni foto bersama.(Zak)
Pertemuan di Kediaman K.H. Ahmad Supian al Banjari
Sabtu, 7 Desember 2024. Kegiatan yang rutin dilaksanakan yaitu pertemuan bulanan. Kegiatan ini diselenggarakan dari rumah kerumah secara bergantian di setiap bulannya. Pada kali ini diadakan di kediaman KH. Ahmad Supian al Banjari pada hari Sabtu tanggal 7 Desember 2024 di Desa Tatah Pamangkih Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Dihadiri 40 anggota yang terdiri dari para ulama dan asatidz yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Barakatul Ilmi (IPBI). Susunan Acara dimulai dengan pembacaan kitab Sabilal Muhtadin, yang dibaca secara bergantian selama kurang lebih 1 jam. Setelahnya dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai kemajuan bersama. Kemudian di tutup dengan do’a dan makan bersama, serta tidak lupa saling berfoto bersama.
Silaturrahmi ke Kediaman KH. Muhammad Bakhiet
Sabtu (16/11/24). IPBI mendapat kesempatan berkunjung ke kediaman salah satu ulama besar di Kalimantan Selatan yakni Tuan Guru KH. Muhammad Bakhiet atau yang sering disebut Guru Bakhiet di Komplek Agra Budi Desa Berangas, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Kesempatan ini disambut antusias para anggotanya, meskipun sebagian ada yang berhalangan hadir disebabkan kesibukan masing-masing yang tidak bisa ditinggalkan. Suasana pertemuan berlangsung hangat karena ada beberapa anggota IPBI yang sudah kenal lama dan cukup dekat dengan Guru Bakhiet. Meskipun pertemuan ini cukup singkat dikarenakan Guru Bakhiet juga akan menghadiri undangan di Kota Banjarbaru, akan tetapi pertemuan ini sangat berkesan bagi anggota IPBI, karena bisa bertemu langsung dengan Beliau,dan mendapatkan nasehat serta untaian hikmah secara langsung dari sang guru. Tidak lupa diakhir pertemuan di tutup dengan do’a dan foto bersama.
