الحَمْدُ للهِ الّذِي لَهُ مَا فِي السمَاوَاتِ وَمَا فِي اْلأَرْضِ وَلَهُ الحَمْدُ فِي الآخرَة الْحَكِيمُ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى الرَّشَادِ.
اَللَّهُمَّ فَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَاِبهِ الهَادِيْنَ لِلصَّوَابِ وَعَلَى التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ اْلمَآبِ
اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّوَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَى أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Jama’ah sholat Jum’at yang dirahmati Allah
Marilah kita bersama sama Meningkatkan Iman dan Taqwa kita kepada Allah yaitu dengan mentaati dan melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.
Pada kesempatan yang mulia ini
Khotib akan menyampaikan khutbah dengan tema “ Hakikat Tujuan Hidup Manusia”.
Jama’ah sholat Jum’at yang dimuliakan Allah
Apa jawaban kita saat ada yang bertanya, “apa tujuan hidupmu?”. Tidak sedikit manusia yang tidak mengetahui untuk apa ia diciptakan oleh Allah sang Maha Pencipta. Berapa banyak orang dalam kehidupannya menghabiskan tenaga dan pikiran hanya untuk mencari harta, berapa banyak orang hidup didunia menghabiskan umur hanya untuk mencari kenikmatan dunia, hanya untuk bersenang-senang didunia, sampai-sampai tak terasa ternyata ajal sudah sampai merenggut umurnya, karena kita tidak pernah tahu kapan kematian itu tiba.
Jama’ah sholat Jum’at Rahimakumullah
apa tujuan hidup kita?, Jawabannya ada dalam al-Qur’anulkarim pada Surat Az-Zariyat Ayat 56
وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Artinya : Tidak aku ciptakan Jin dan Manusia, kecuali untuk beribadah kepadaku.
Jawaban yang sederhana tujuan diciptakannya manusia ternyata “hanya untuk beribadah kepada Allah”. Namun berapa banyak manusia yang tidak mengetahuinya, berapa banyak manusia yang melalaikannya, berapa banyak manusia yang sudah mengetahuinya akan tetapi menyimpang dari tujuan hidup yang sebenarnya.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Menurut tafsir as-sa’di
Untuk inilah Allah menciptakan manusia dan jin, bukan karena Dia butuh kepada mereka. Dia tidak menginginkan rezeki dari mereka dan tidak menginginkan agar mereka memberi-Nya makan, Mahatinggi Allah Yang Mahakaya dan tidak butuh kepada seorang pun dari berbagai sisi, justru semua makhluklah yang butuh kepada-Nya dalam semua kebutuhan mereka, baik yang dharuri (penting) maupun yang selainnya.
Merujuk pada tafsir tersebut, Allah menyuruh makhluknya beribadah bukanlah berarti Allah membutuhkan ibadah kita, justru kita lah yang membutuhkan ibadah untuk mendapatkan surgaNya di akhirat kelak.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Dunia yang selama ini kita kejar dengan segala daya dan upaya, bahkan dengan segala cara, sesungguhnya bukanlah merupakan tujuan akhir, melainkan hanya jembatan menuju kehidupan yang abadi yaitu kehidupan akhirat. Kehidupan kita sekarang ini hanya tempat untuk bercocok tanam, dan di akhirat nanti kita akan menuai hasilnya. Siapa yang menanam kebaikan akan mendapatkan balasannya dan sebaliknya siapa yang menanam bibit kejahatan juga akan mendapat balasannya.
فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ
Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya
وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُۥ
Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. Q.S. Az-Zalzalah : 7 dan 8.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Penerapan Ibadah yang dimaksud dalam konteks ini bukanlah berarti 24 jam kita harus di atas sajadah, bukan berarti sehari-semalam kita di dalam mesjid. Tetaplah kita bekerja seperti biasa akan tetapi di niatkan karena Allah, tetaplah kita berdagang seperti yang seharusnya akan tetapi diniatkan karena Allah. Sedikit saya contohkan, sebelum berangkat bekerja kita niatkan dalam hati untuk mencarikan nafkah diri, anak dan istri kita, maka bekerja kita akan bernilai ibadah karena mencari nafkah juga merupakan perintah Allah. Demikian juga dengan berdagang, makan dll, yang hukumnya boleh kita mengerjakannya kalau kita niatkan untuk menjunjung perintah Allah, maka semua akan bernilai ibadah, bahkan tidur kita pun akan di tulis malaikat sebagai ibadah apabila kita niatkan untuk menjaga kesehatan, dan dengan sebab kesehatan itulah kita dapat mengerjakan shalat, mengaji, mencari nafkah dll.
Hadirin Jama’ah jum’at yang dirahmati Allah
Semoga Allah tunjukkan kita jalan yang lurus, semoga apabila kita salah arah dipersimpangan Allah kembalikan lagi tujuan semula, ke tujuan yang sesuai dengan apa yang telah diperintahkanNya.
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم
Khutbah ke-2
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ.
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا
أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّوَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ
اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.
عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَ
